-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Sayuran Di Pekanbaru Aman dari Erupsi Sinabung

| Februari 17, 2014 WIB
Laporan Eka Satria, Pekanbaru

DAMPAK erupsi gunung Sinabung terhadap sayuran yang biasa dipasok untuk Riau dan Pekanbaru tidak perlu dikhawatirkan. Pasalnya, pasokan sayuran yang secara rutin dari Kabupaten Karo, Sumatera Utara juga terhenti bersamaan dengan terjadinya bencana erupsi Sinabung.

Menurut sejumlah pedagang sayur di pasar Cik Puan dan pasar pagi Aregka, biasanya memang ada pasokan sayuran dari daerah Kabaupaten Karo seperti cabai, wortel, tomal, kol, bawang dan mentimun. Namun akibat bencana Sinabung, akhirnya pasokan sayuran dari wilayah Bukttingi Sumatera Barat dapat memenuhi kebutuhan pasar karena terjadi peningkatan pengiriman. Pasokan juga datang dari Kabupaten Kerinci khususnya untuk jenis kentang.

“Kalau dari Karo otomatis terhenti, jadi ndak perlu khawatir dengan kondisi sayuran yang kita jual. Sayur-sayur ini kita dapatkan dari pengiriman toke di Bukttinggi,” terang Syamsuar, pedagang di Pasar Arengka.

Menurut Syamsuar pada saat terjadi bencana letusan gunung Sinabung memang ada kekurangan hingga terhentinya pasokan dari Sumut. Namun para toke dari wilayah Sumbar bisa cepat mengantisipasi dengan melakukan pengiriman lebih banyak dari biasanya. Hal itu ujar Syamsuar terbukti tak ada keluhan dari pedagang sayur.

“Pasokan dari Sumbar masih aman, makanya pedagang ambil barang dari sana,” kata Syamsuar, Sabtu (15/2).

Seperti diketahui selama ini kebutuhan sayuran di pasar Kota Pekanbaru sekitar 60 persen didatangkan dari berbagai daerah di Sumatera Barat seperti Bukttinggi, Payukumbuh dan Solok.

Namun saat ini produksi petani Riau seperti di Kabupaten Siak juga telah mulai meningkat. Begitupun di Kabupaten Kampar dengan adanya sentra produksi bawang oleh petani lokal di Kecamatan Tambang, Kampar kedepannya diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap bawang.***