PEKANBARU, KilasRiau -- Lambatnya pengesahan APBD Kota Pekanbaru berdampak pada banyak bidang yang akan menjadi kegiatan kalangan eksekutif. Salah satunya Program Pasar Murah tahun 2014 melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Pekanbaru.
Kepala Disperindag Pekanbaru El Syabrina kepada wartawan Kamis lalu, mengatakan 20 ribu sembako yang dianggarkan saat ini belum bisa dibagikan karena APBD Kota Pekanbaru belum disahkan. Seperti diketahui, Pemko melalui Disperindag menyediakan 20 ribu paket sembako murah dalam Program Pasar Murah 2014 yang dianggarkan dana sebesar Rp1,5 miliar melalui APBD Kota Pekanbaru 2014.
“Kita sangat mengharapkan APBD kota Pekanbaru segera disahkan, sehingga kegiatan-kegiatan yang telah diprogramkan bisa segera dimulai,” ujar Syabrina berharap.
Mengenai Program Pasar Murah tersebut, tahun ini terjadi peningkatan dari segi kuantitas per paket sembako. Jika tahaun lalu hanya RP50 ribu untuk setiap paket sembako, maka tahun ini ditingkatkan menjadi Rp75 ribu per paket sembako. Peningkatan tersebut, terang Syabrina sesuai saran dari DPRD yang menilai Rp50 ribu masih kurang.
Terkait distribusi paket sembako murah tersebut untuk setiap kecamatan, Disperindag akan membagikan 1000 paket per kecamatan. Dengan jumlah kecamatan di Kota Pekanbaru ada sebanyak 12 kecamatan, akan ada sisa paket sebanyak 8000 paket. Sisa 8000 paket tersebut nantimya akan dibagikan khusus pada hari-hari tertentu seperti pada momen Petang Megang, HUT Kota Pekanbaru dan lainnya.
El Syabrina berharap Program Pasar Murah ini bisa segera dijalankan karena banyak masyarakat yang membutuhkan sembako murah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Karena itu Pemko sengaja memberikan subsidi Rp75ribu agar masyarakat kalangan bawah dapat menikmatinya. Jika program pasar murah ini bisa segera dilaksanakan tentunya akan lebih baik bagi masyarakat, pungkasnya. [eka satria]
Kepala Disperindag Pekanbaru El Syabrina kepada wartawan Kamis lalu, mengatakan 20 ribu sembako yang dianggarkan saat ini belum bisa dibagikan karena APBD Kota Pekanbaru belum disahkan. Seperti diketahui, Pemko melalui Disperindag menyediakan 20 ribu paket sembako murah dalam Program Pasar Murah 2014 yang dianggarkan dana sebesar Rp1,5 miliar melalui APBD Kota Pekanbaru 2014.
“Kita sangat mengharapkan APBD kota Pekanbaru segera disahkan, sehingga kegiatan-kegiatan yang telah diprogramkan bisa segera dimulai,” ujar Syabrina berharap.
Mengenai Program Pasar Murah tersebut, tahun ini terjadi peningkatan dari segi kuantitas per paket sembako. Jika tahaun lalu hanya RP50 ribu untuk setiap paket sembako, maka tahun ini ditingkatkan menjadi Rp75 ribu per paket sembako. Peningkatan tersebut, terang Syabrina sesuai saran dari DPRD yang menilai Rp50 ribu masih kurang.
Terkait distribusi paket sembako murah tersebut untuk setiap kecamatan, Disperindag akan membagikan 1000 paket per kecamatan. Dengan jumlah kecamatan di Kota Pekanbaru ada sebanyak 12 kecamatan, akan ada sisa paket sebanyak 8000 paket. Sisa 8000 paket tersebut nantimya akan dibagikan khusus pada hari-hari tertentu seperti pada momen Petang Megang, HUT Kota Pekanbaru dan lainnya.
El Syabrina berharap Program Pasar Murah ini bisa segera dijalankan karena banyak masyarakat yang membutuhkan sembako murah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Karena itu Pemko sengaja memberikan subsidi Rp75ribu agar masyarakat kalangan bawah dapat menikmatinya. Jika program pasar murah ini bisa segera dilaksanakan tentunya akan lebih baik bagi masyarakat, pungkasnya. [eka satria]
