JAKARTA – Kia Picanto yang selama ini mejadi tulang punggung penjualan Kia Mobil Indonesia (KMI) akan diperkuat dengan bakal diluncurkannya Kia Picanto Morning. Dalam acara Media Gathering awal tahun, (29/1) pihak Kia Mobil Indonesia (KMI) secara gamblang menyampaikan bahwa KMI akan meluncurkan Kia Morning untuk pasar Indonesia.
Kia Morning memang santer digadang-gadang bakal menjadi saingan bagi mobil LCGC yang sudah resmi beredar. "Tapi Kia Morning bukan termasuk LCGC karena dia dibuat di Korea bukan di Indonesia," aku Hartanto, Direktur Pemasaran PT KMI. Peluncurannya direncanakan pada triwulan kedua tahun ini.
Kia Morning setali tiga uang dengan Kia Picanto yang menjadi tulang punggung penjualan KMI selama ini. Yang membedakan adalah kapasitas mesinnya yang akan mengusung mesin 1000cc. "Kehadirannya untuk melengkapi line up Kia Picanto yang selama ini sudah ada di Indonesia," ujar Hartanto.
Tahun lalu Kia Picanto menjadi tulang punggung bagi penjualan PT Kia Mobil Indonesia (KMI) disusul kemudian oleh Rio. Picanto menyumbang 50 persen penjualan Kia dan Rio hanya 20 persen. Sedangkan di tahun 2014, KMI menargetkan Rio bisa menjadi pendamping Picanto dengan kontribusinya sebesar 35 persen. Dan Picanto turun menjadi 40 persen.
D
i tahun 2013, KMI berhasil mencatatkan penjualan sebanyak 12.121 unit. Dimana 52 persen diantaranya adalah model Picanto sebanyak 6.379 unit.
Di tahun ini, KMI juga tak memasang target yang tinggi. KMI hanya mematok sebanyak 12.500 unit kendaraan. Ini lantaran kedatang musim pemilu yang berlansung April mendatang.
"Pemilu akan memberikan dampak perekonomian Indonesia yang akan mengganggu penjualan mobil pada semester pertama 2014. Penjualan mobil baru akan meningkat pada semester kedua," tambahnya.
Kia Morning memang santer digadang-gadang bakal menjadi saingan bagi mobil LCGC yang sudah resmi beredar. "Tapi Kia Morning bukan termasuk LCGC karena dia dibuat di Korea bukan di Indonesia," aku Hartanto, Direktur Pemasaran PT KMI. Peluncurannya direncanakan pada triwulan kedua tahun ini.
Kia Morning setali tiga uang dengan Kia Picanto yang menjadi tulang punggung penjualan KMI selama ini. Yang membedakan adalah kapasitas mesinnya yang akan mengusung mesin 1000cc. "Kehadirannya untuk melengkapi line up Kia Picanto yang selama ini sudah ada di Indonesia," ujar Hartanto.
Tahun lalu Kia Picanto menjadi tulang punggung bagi penjualan PT Kia Mobil Indonesia (KMI) disusul kemudian oleh Rio. Picanto menyumbang 50 persen penjualan Kia dan Rio hanya 20 persen. Sedangkan di tahun 2014, KMI menargetkan Rio bisa menjadi pendamping Picanto dengan kontribusinya sebesar 35 persen. Dan Picanto turun menjadi 40 persen.
D
i tahun 2013, KMI berhasil mencatatkan penjualan sebanyak 12.121 unit. Dimana 52 persen diantaranya adalah model Picanto sebanyak 6.379 unit.
Di tahun ini, KMI juga tak memasang target yang tinggi. KMI hanya mematok sebanyak 12.500 unit kendaraan. Ini lantaran kedatang musim pemilu yang berlansung April mendatang.
"Pemilu akan memberikan dampak perekonomian Indonesia yang akan mengganggu penjualan mobil pada semester pertama 2014. Penjualan mobil baru akan meningkat pada semester kedua," tambahnya.
