-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Ketua DPRD Riau Tak Setuju Bangun Gedung Baru

| Desember 26, 2013 WIB
PEKANBARU, KilasRiau - Rencana pembangunan gedung baru DPRD Riau 10 lantai terus menuai kritik dan kecaman keras dari berbagai kalangan. Hingga kini penyiapan anggaran pun baru berupa pembuatan Detailed Engineering Design (DED) dan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) yang dianggarkan Rp 2 miliar di APBD murni 2014.

Bahkan Penjabat Gubernur Riau Djohermansyah Djohan dalam pandangan umumnya di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau menyampaikan tidak setuju dengan adanya rencana pembangunan gedung baru DPRD. Karena menurut Djohermansyah masih banyak yang perlu dilakukan untuk kepentingan rakyat.

Ketua DPRD Riau, Djohar Firdaus pun mengakui menerima banyak penolakan rencana pembangunan gedung dewan bakal menelan biaya sebesar Rp130 miliar itu.

"Sudah banyak penolakan yang kita terima," kata Djohar, politikus Partai Golkar yang juga menjabat Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPRD Riau, sambungnya.

Dalam rapat Banggar pun terjadi kebuntuan mengenai hal-hal terkait pembangunan infrastruktur. Bahkan sampai pukul 23.10 WIB, Selasa (24/12), Banggar masih belum menyelesaikan penyelarasan pembahasan antara fraksi-fraksi di DPRD Riau. Pengesahan RAPBD Riau pun kemungkinan tertunda hingga awal Januari 2014 nanti.

Penolakan terhadap rencana pembanguna gedung 10 lantai itu hingga kini terus mengalir. Mahasiswa dan beberapa elemen masyarakat lainnya meminta DPRD Riau lebih mementingkan kepentingan publik, karena masih banyak yang lebih layak dibangun, seperti jalan dan sekolah rusak atau rawan banjir harus dibenahi agar siswa nyaman belajar.

"Kalau Pemprov tidak menyetujuinya, maka gedung tersebut batal dibangun. Jadi tunggu. Gedung itu belum berdiri. Mana tahu tidak jadi atau batal dibangun, karena hingga kini belum jelas," ujar Johar.

Ia juga mengamini pendapat para ditengah masyarakat yang menilai gedung DPRD Riau yang ada saat ini di Jalan Jenderal Sudirman, boleh dikatakan gedung DPRD terbaik dan termegah di Indonesia. Tinggal mengefektifkan fungsi gedung. Banyak ruang-ruang kosong yang belum difungsikan. *3