PEKANBARU, Kilas Riau -- Ketua KPU Riau Tengku Edy Sabli mengaku prihatin dengan ulah para caleg yang masih menjadikan pohon sebagai media sosialisasi alias kampanye mereka.
"Masih banyak caleg yang 'gantung diri' di pohon. Padahal mereka sangat mengetahui dan memahami hal tersebut tidak boleh atau dilarang. Tapi kenyataannya hal itu tetap terjadi," ujar Edy Sabli dalam sebuah diskusi dengan Bawaslu, Selasa (17/12) di KPU Riau.
Apa yang disinyalir Edy Sabli memang saat ini bisa terlihat di berbagai tempat di seluruh Riau. Nyaris tak ada pohon yang terletak di pinggir jalan umum yang tak dihiasi oleh poster para caleg.
Padahal masih banyak cara lain bersosialisasi yang bisa dilakukan para caleg. Sondia Warman misalnya, caleg Partai Amanat Nasional (PAN) untuk DPRD Kota Pekanbaru tersebut berinisiatif mengadakan ajang lomba Volley. Dalam rangka memperingati hari ibu.
Caleg lain, Jabarullah dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengadakan kompetisi Futsal se-Pekanbaru. Pertandingan Futsal antar remaja juga banyak ditaja beberapa caleg di Kabupaten Kampar.
Cara lain ditempuh oleh M Sobirin, caleg PKS untuk DPRD Kabupaten kampar yakni dengan membuatkan spanduk nama toko dan warung di Dapilnya di wilayah Pandau.
Ketua KPU Riau Edy Sabli menyebutkan bahwa pihaknya sudah banyak menerima laporan, namun sejauh ini ia hanya bisa menghimbau agar para caleg bisa lebih dini menahan diri untuk tidak melakukan pelanggaran. Karena itu pihak Panwaslu perlu bertindak tegas agar para caleg tidak lagi menjadikan pohon sebagai ajang kampanye dan sosialisasi. Para caleg harusnya tahu bahwa hal itu merusak lingkungan. *3
Powered by Telkomsel BlackBerry®
"Masih banyak caleg yang 'gantung diri' di pohon. Padahal mereka sangat mengetahui dan memahami hal tersebut tidak boleh atau dilarang. Tapi kenyataannya hal itu tetap terjadi," ujar Edy Sabli dalam sebuah diskusi dengan Bawaslu, Selasa (17/12) di KPU Riau.
Apa yang disinyalir Edy Sabli memang saat ini bisa terlihat di berbagai tempat di seluruh Riau. Nyaris tak ada pohon yang terletak di pinggir jalan umum yang tak dihiasi oleh poster para caleg.
Padahal masih banyak cara lain bersosialisasi yang bisa dilakukan para caleg. Sondia Warman misalnya, caleg Partai Amanat Nasional (PAN) untuk DPRD Kota Pekanbaru tersebut berinisiatif mengadakan ajang lomba Volley. Dalam rangka memperingati hari ibu.
Caleg lain, Jabarullah dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengadakan kompetisi Futsal se-Pekanbaru. Pertandingan Futsal antar remaja juga banyak ditaja beberapa caleg di Kabupaten Kampar.
Cara lain ditempuh oleh M Sobirin, caleg PKS untuk DPRD Kabupaten kampar yakni dengan membuatkan spanduk nama toko dan warung di Dapilnya di wilayah Pandau.
Ketua KPU Riau Edy Sabli menyebutkan bahwa pihaknya sudah banyak menerima laporan, namun sejauh ini ia hanya bisa menghimbau agar para caleg bisa lebih dini menahan diri untuk tidak melakukan pelanggaran. Karena itu pihak Panwaslu perlu bertindak tegas agar para caleg tidak lagi menjadikan pohon sebagai ajang kampanye dan sosialisasi. Para caleg harusnya tahu bahwa hal itu merusak lingkungan. *3
Powered by Telkomsel BlackBerry®
