-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Bengkalai Meubel 4 Miliar di Gedung Dewan (4)

| Agustus 18, 2013 WIB
Inspektorat Tak Temukan Dokumen Serah Terima

Untuk mencari tahu apakah ada kejanggalan atau pelanggaran dalam poroyek tersebut Inspektorat Kota Pekanbaru sudah turun. Pada Juli lalu 3 petugas Inspektorat menggeledah dan memeriksa inventaris di seluruh ruangan yang ada di DPRD kota Pekanbaru, Inspektorat kebingungan karena tak menemukan dokumen kontrak dan serah terima barang.

Sumber MX di DPRD Kota Pekanbaru mengatakan sampai sekarang belum ada serah terima karena memang sejak awal bermasalah.

“Dulu sudah diingatkan Pak Roni Amriel agar proyek ditunda sampai tahun ini, tapi bulan Desember kan sudah selesai semuanya. Hasilnya ya, seperti yang Anda lihat itu,” ujarnya.


Bahkan Kepala Bagian Umum Sekretariat DPRD Pekanbaru, Syaharuddin sendiri mengaku tak tahu soal serah terima meubeler tersebut. Karena itu ia juga menggeleng saat ditanya mengenai barang-barang yang masih bertumpuk padahal meubelair tersebut masih baru. 

Dari pihak Inspektorat Kota Pekanbaru pun sampai kini belum ada penjelasan mengenai hasil penyelidikan yang mereka lakukan pertengahan Juli lalu. Namun kabar yang santer terdengar adalah, dalam proyek pengadaan meubel dan perlengkapan kantor di DPRD Kota Pekanbaru tersebut sarat dengan persaingan kepentingan pihak-pihak yang memiliki kekuasaan. Tak heran bila di kemudian hari muncul masalah.

Dalam pantauan MX, persoalan perangkat perkantoran tidak hanya menyangkut meubeler, namun kondisi ruangan untuk masing-masing anggota dewan juga membuat banyak anggota dewan yang kesal. Di lantai III dimana seluruh ruangan pribadi untuk tiap-tiap anggota berada, juga membuat banyak anggota dewan mengeluh karena sempit. Ruang seluas 2 kali 3 meter tersebut sangat sempit bila dimuat perangkat meubel seperti kursis, meja dan lemari.

"Sangat sempit, bahkan untuk menerima tamu saja hanya cukup untuk dua atau tiga orang," kata anggota fraksi Partai Demokrat, Kamaruzaman. Tak heran bila hingga hari ini tak satupun anggota dewan yang mau menempati ruangan yanag diperuntukkan bagi mereka tersebut. [eka satria] ***