-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Warga Protes The Peak Pekanbaru

| Juli 18, 2013 WIB
PEKANBARU – Buntut dari kecelakaan atas kelalaian pelaksana pembangunan apartemen dan hotel The Peak yang menimpa warga, terungkap berbagai keluhan warga dalam hearing Komisi IV DPRD Pekanbaru dengan Manajemen The Peak, Selasa (16/7). Hearing yang juga mengundang Kepala Dinas PU Pekanbaru, Azmi dan warga tersebut mengungkap bahwa The Peak menjadi biang keladi banjir di kawasan sekitar areal pembangunan.

Saat Komisi IV mempersilakan warga mengemukakan keluhannya, warga Kelurahan Tanah Datar, Kecamatan Pekanbaru Kota yang diwakili Sardino mengatakan saat ini jika hujan mereka sering dilanda banjir.

“Sebelum adanya pembangunan apartemen itu, lingkungan dan rumah kami tidak pernah mengalami banjir. Tapi kini kalau hujan lebat sudah pasti mengalaminya.

Keluhan warga tersebut ternyata sesuai dengan hasil tinjauan pihak Dinas PU Pekanbaru ke lokasi proyek. Kadinas PU, Azmi mengungkapkan bahwa pihaknya memperoleh temuan adanya sedimentasi (pengerasan material) akibat ceceran semen dan pasir yang jatuh di sekitar lokasi dan mengenai lingkungan pemukiman warga.

“Makanya, sendimentasi tersebut menganggu sistem drainase di kawasan itu. Sehingga bila dibiarkan maka ini dapat mengakibatkan banjir di kawasan tersebut. Untuk itu kami merekomendasikan kepada manajemen agar segera mengatasi masalah dan kondisi ini agar tidak semakin memburuk,” kata Azmi.

Menanggapi keluhan warga dan cecaran anggota dewan, Edy Suyanto selaku Direktur Asia Land yang mewakili manajemen The Peak mengaku siap melaksanakan rekomendasi tersebut. Ia juga berjanji akan memperbaiki kondisi yang diakibatkan oleh pelaksanaan pembangunan proyek The Peak.

“Kami sudah mendengarkan dan memahami keluhan yang disampaikan warga tersebut. Tentu akan kami lakukan pembenahan dan memperbaiki kembali sistem drainase yang terganggu akibat sisa material yang mengendap tersebut,” jawab Edy berjanji.

Darnil, anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru, meyakini jika keadaan yang terjadi dan dikeluhkan warga merupakan bukti adanya kelalaian kontraktor.

‘’Kita nilai perusahaan kontraktor tidak memperhatikan sistem yang baik, seperti keamanan dan kenyamanan bagi sempadan sekitar,” simpul Darnil. Ia berharap manajemen The Peak bisa memenuhi janjinya. [eka satria]*3