PEKANBARU— Tingginya antusias warga Kota Bertuah melakukan vaksinasi, membuat Pemko Pekanbaru bergerak cepat dengan menambah bus vaksinasi keliling sebanyak 5 unit. Komisi III DPRD Pekanbaru memberikan apresiasi kepada Pemko Pekanbaru, sehingga target vaksinasi terhadap 700 ribu masyarakat Pekanbaru bisa segera terlaksana.
Saat ini, Pemko Pekanbaru telah memiliki sebanyak 10 unit bus vaksinasi keliling yang beroperasi di setiap Kecamatan kecuali di sekitar pusat kota. Kehadiran bus vaksinasi keliling, diutamakan untuk Kecamatan yang berada di wilayah zona merah Covid-19 seperti Kecamatan Bukit Raya, Marpoyan Damai, Bina Widya, Tuah Madani, Tenayan Raya dan Payung Sekaki.
Bus vaksin keliling tersebut, menyediakan sejumlah tim medis dari Rumah Sakit Daerah Aadani Pekanbaru. Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan vaksin melalui bus vaksin keliling, cukup membawa kartu identitas diri seperti KTP dan tidak dipungut biaya alias gratis.
Anggota Komisi III DPRD Pekanbaru, Zulkarnain menyebutkan, kehadiran 10 unit bus vaksin keliling milik Pemko Pekanbaru patut untuk diberikan apresiasi karena sangat diminati masyarakat. Hal tersebut sebagai bentuk keseriusan dari Pemko Pekanbaru, untuk menyukseskan program vaksinasi massal di Pekanbaru.
“Kehadiran bus vaksin keliling, memang belakangan ini sangat diminati masyarakat. Mungkin ada yang takut pergi vaksin ke rumah sakit dan Puskesmas, atau mereka yang tidak memiliki waktu, silahkan memanfaatkan keberadaan bus vaksin keliling ini. Jika memang jumlahnya masih kurang, Pemko Pekanbaru bisa menambahnya sehingga target vaksinasi dan kekebalan berkelompok bisa segera terwujud,” ungkap Zulkarnain
Selama 10 hari berjalan, program vaksinasi keliling menggunakan bus TMP ternyata telah dievaluasi oleh Walikota Pekanbaru. Selain melakukan vaksin, bus vaksinasi keliling juga berfungsi sebagai wahana edukasi dan sosialisasi bagi warga sehingga semakin sadar dan peduli terhadap program vaksinasi.