PEKANBARU -- Puluhan kader Partai Damai Sejahtera (PDS) Kota Pekanbaru, Rabu (25/9) kembali mendatangi gedung dewan menuntut tiga anggota Fraksi PDS yang sudah pindah partai agar mundur sebagai anggota dewan.
Tiga anggota dewan tersebut masing-masing Kudus Kurniawan, Ferry Pardede dan Donna Hutauruk dianggap telah berkhianat terhadap pemilih mereka sendiri. Ketiga saat ini diketahui telah berpindah partai untuk kepentingan pemilu 2014 karena PDS sendiri gagal lolos sebagai peserta pemilu mendatang.
Kordinator aksi, Pdt Samuel K. Sitompul STh yang ditemui di sela-sela aksi menyebutkan ketiga wakil mereka yang loncat pagar tersebut tak ubahnya seperti pelacur.
"Mereka berkhianat dan tak ubahnya pelacur, mereka tak bermoral karena masih bercokol di dewan. Harusnya mundur dong!" sergahnya.
Sekretariat Dewan akhirnya memfasilitasi penyampaian aspirasi para pendemo melalui Komisi I. Wakil Komisi I Kamaruzaman yang saat itu tidak berada di gedung dewan setelah dihubungi Sekwan akhirnya datang dan menerima perwakilan pendemo.
Dalam pertemuan yang dipimpin sendiri Kamaruzaman, Samuel K Sitompul meminta adanya tanggapan pimpinan dewan dan BK DPRD perihal anggota dewan asal PDS yang telah pindah partai namun masih bercokol sebagai anggota dewan.
"Kami kecewa. Kami ingin perwakilan ummat kristen yang diwakili PDS tetap ada di lembaga legislatif Kota Pekanbaru. Jika wakil kami sudah pindah partai harusnya diganti dengan kader PDS, bukannya malah tetap duduk di Fraksi PDS," kata Samuel.
Ia juga mengatakan apa yang telah diperbuat ketiga anggota dewan yang telah pindah partai tersebut dianggap telah berkhianat dan tak ada bedanya sebagai sebuah tindakan pelacuran.
"Sebab keberadaan mereka saat ini dikarenakan adanya pemilih dari ummat kristen. Kami minta ketiganya kembalikan KTA," sambung Samuel.
Sebelumnya menurut Samuel, Ketua DPW PDS, Nazaret berjanji akan menuntaskan masalah ini Agustus, nyatanya sampai saat ini belum ada kejelasan.
Wakil Ketua Komisi I Kamaruzaman, menanggapi tuntutan dan aspirasi kader PDS tersebut tetap mengembalikan masalah ini sesuai dengan apa yang ada di AD/ART PDS sendiri.
Terkait permintaan sikap sportif atau ksatria ketiga anggota dewan dari PDS, Kamaruzaman mengaku tidak bisa berbuat lebih jauh.
"Itu tergantung pribadi yang bersangkutan," jawab Kamaruzaman.
Ia menyarankan agar kader PDS dapat mengkonsultasikan konflik kader dan wakil mereka di legislatif tersebut dengan KPU Kota Pekanbaru. Hal itu untuk memperoleh kejelasan duduk soal dalam perspektif aturan hukum menyangkut keberadaan anggota dewan.
Pertemuan yang berlangsung selama 30 menit itu juga dipantau langsung Kasat Shabara Polresta Pekanbaru Mob Martin dan perwakilan dari Kesbangpol Pekanbaru, Nismawati. Sementara Sekreataris Komisi I Kudus Kurniawan yang notabene dari PDS justru menghilang *3
Tiga anggota dewan tersebut masing-masing Kudus Kurniawan, Ferry Pardede dan Donna Hutauruk dianggap telah berkhianat terhadap pemilih mereka sendiri. Ketiga saat ini diketahui telah berpindah partai untuk kepentingan pemilu 2014 karena PDS sendiri gagal lolos sebagai peserta pemilu mendatang.
Kordinator aksi, Pdt Samuel K. Sitompul STh yang ditemui di sela-sela aksi menyebutkan ketiga wakil mereka yang loncat pagar tersebut tak ubahnya seperti pelacur.
"Mereka berkhianat dan tak ubahnya pelacur, mereka tak bermoral karena masih bercokol di dewan. Harusnya mundur dong!" sergahnya.
Sekretariat Dewan akhirnya memfasilitasi penyampaian aspirasi para pendemo melalui Komisi I. Wakil Komisi I Kamaruzaman yang saat itu tidak berada di gedung dewan setelah dihubungi Sekwan akhirnya datang dan menerima perwakilan pendemo.
Dalam pertemuan yang dipimpin sendiri Kamaruzaman, Samuel K Sitompul meminta adanya tanggapan pimpinan dewan dan BK DPRD perihal anggota dewan asal PDS yang telah pindah partai namun masih bercokol sebagai anggota dewan.
"Kami kecewa. Kami ingin perwakilan ummat kristen yang diwakili PDS tetap ada di lembaga legislatif Kota Pekanbaru. Jika wakil kami sudah pindah partai harusnya diganti dengan kader PDS, bukannya malah tetap duduk di Fraksi PDS," kata Samuel.
Ia juga mengatakan apa yang telah diperbuat ketiga anggota dewan yang telah pindah partai tersebut dianggap telah berkhianat dan tak ada bedanya sebagai sebuah tindakan pelacuran.
"Sebab keberadaan mereka saat ini dikarenakan adanya pemilih dari ummat kristen. Kami minta ketiganya kembalikan KTA," sambung Samuel.
Sebelumnya menurut Samuel, Ketua DPW PDS, Nazaret berjanji akan menuntaskan masalah ini Agustus, nyatanya sampai saat ini belum ada kejelasan.
Wakil Ketua Komisi I Kamaruzaman, menanggapi tuntutan dan aspirasi kader PDS tersebut tetap mengembalikan masalah ini sesuai dengan apa yang ada di AD/ART PDS sendiri.
Terkait permintaan sikap sportif atau ksatria ketiga anggota dewan dari PDS, Kamaruzaman mengaku tidak bisa berbuat lebih jauh.
"Itu tergantung pribadi yang bersangkutan," jawab Kamaruzaman.
Ia menyarankan agar kader PDS dapat mengkonsultasikan konflik kader dan wakil mereka di legislatif tersebut dengan KPU Kota Pekanbaru. Hal itu untuk memperoleh kejelasan duduk soal dalam perspektif aturan hukum menyangkut keberadaan anggota dewan.
Pertemuan yang berlangsung selama 30 menit itu juga dipantau langsung Kasat Shabara Polresta Pekanbaru Mob Martin dan perwakilan dari Kesbangpol Pekanbaru, Nismawati. Sementara Sekreataris Komisi I Kudus Kurniawan yang notabene dari PDS justru menghilang *3
