-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Dirayu Demokrat, Effendi Ghazali Ajukan Syarat: Harus Ilmiah dan Tak Mau Dibayar

| Agustus 04, 2013 WIB
JAKARTA - Merasa kurang jika tak menggandeng tokoh terkenal dan kredibel, Partai Demokrat mencoba merayu pengamat politik Effendi Ghazali untuk bersedia masuk sebagai anggota komite konvensi. Effendi Ghazali yang dikenal cukup kredibel itu mengaku masih dalam proses pikir-pikir. Ia bahkan mengajukan tiga syarat kepada Demokrat.

Diakui "Dik Pendi" panggilan akrab Jarwo Kwat (dalam sebuah acara parodi politik di televisi) kepada Effendi Ghazali, dirinya sudah dua kali diajak bertemu dengan petinggi Demokrat untuk pembicaraan awal soal posisi anggota konvensi. Dalam pertemuan itu Effendi menyampaikan 3 kondisi yang menjadi persyaratan agar dia bisa memenuhi permintaan PD.

"Yang pertama, saya kan akademisi. Saya bilang, jika saya terpilih, maka saya akan mendekatinya secara ilmiah. Jadi agar ini benar-benar kovensi ilmiah. Bukan konvensi-konvensian," kata Effendi.

Syarat yang kedua, Effendi tidak mau dibayar. Dia juga tidak mau menerima imbalan berupa apapun.

Syarat ketiga, terkait dengan syarat pertama, yakni jika dalam perjalanannya konvensi yang dilakukan PD berjalan tidak ilmiah, maka dia menyatakan mundur.

"Jika tidak berjalan ilmiah, maka saya mohon izin pamit," kata Effendi.

"Jadi masih pikir-pikir. Yang mau mengeluarkan SK mikir, saya yang dipinang gitu, juga mikir," kata Effendi di kantor Formappi Jl Matraman Raya, Jakpus, Minggu (4/8) lalu. [eka satria]