KAMPAR--Sesosok mayat pria tanpa identitas ditemukan tergeletak di areal Jalan PTPN V Sei Pagar. Sedikit mengenaskan, di tubuhnya ditemukan beberapa liang luka tusukan. Kuat dugaan ia korban pembunuhan.
Sejak ditemukan, Sabtu (20/6) sekitar pukul 22.00 WIB, hingga sekarang pria yang memakai baju kemeja warna dongker garis-garis, celan kain kuning belum diketahui identitasnya.
Tak ada ciri khusus pada tubuhnya. Yang jelas, saat itu ia memakai ikat pinggang dan jam tangan merk Alexander Christie. Tinggi badannya diperkirakan 160 Cm.
''Di tubuh korban tidak ditemukan tanda pengenal. Korban sekarang di RS Bhayangkara Pekanbaru untuk dilakukan visum,'' jelas Kapolres Kampar AKBP Ery Apriyono SIK melalui Kapolsek Perhentian Raja Iptu Handoko Sujarwanto SH, Ahad (21/6) siang.
Hasil penyelidikan sementara, mayat korban pertama kali diditemukan Lukman Maulana (25), seorang sopir yang tinggal di Desa Pantai Raja, Kecamatan Perhentian Raja. Kala itu, ia tengah melintas dari kebun PTPN V Sei Pagar menuju ke Jalan Raya.
Sesampai di tempat kejadian, samar-samar Lukman mendengar suara seperti orang meminta tolong. Begitu dicek, ia melihat ada seorang pria tak dikenal tergeletak di pinggir jalan perusahaan pelat merah tersebut.
Lantaran takut, Lukman tidak berani mendekat. Ia kembali melanjutkan perjalanan. Tak jauh dari sana, ia melihat temannya Murdani yang datang dari Jalan Lintas menuju ke arah kebun PTPN V Sei Pagar.
Penasaran dengan orang yang dilihatnya tadi, Lukman memanggil temannya. Usai menceritakan kejadian itu, mereka langsung mendatangi pos Satpam yang lokasinya tidak jauh dari tempat kejadian.
Bersama seorang Satpam bernama Tamsir, mereka kembali ke tempat kejadian. ''Mereka mendapati korban dalam keadaan sudah tidak bernyawa,'' jelas Kapolsek.
Saat itu juga mereka melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Perhentian Raja. ''Kita pun langsung turun ke lokasi kejadian dan melakukan olah TKP,'' ujarnya.
Setelah melakukan olah TKP, jenazah korban dievakuasi ke RS Bhayangkara Pekanbaru untuk divisum. ''Saat ini anggota tengah melakukan penyelidikan tentang identitas korban serta penyebab kematiannya. Diduga korban meninggal akibat penganiayaan,'' tambahnya.
Hasil pemeriksaan sementara, di tubuh pria berkulit putih itu penuh dengan luka tusukan. Kuat dugaan ia ditikam dengan menggunakan senjata tajam. ''Dari tubuhnya terlihat beberapa luka tusukan. Namun kita belum bisa pastikan berapa liang lukanyam karena hasil visum belum keluar,'' pungkasnya. [Pekanbaru MX]