-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Firdaus MT Sarankan Herman Tak Gugat ke MK

| Desember 04, 2013 WIB
PEKANBARU, Kilas Riau -- Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Pekanbaru Firdaus MT, akhirnya legowo menerima kekekalahan pasangan yang didukung partai Demokrat Herman Abdullah-Agus Widayat sesuai versi quick count dua lembaga survey AIPI dan Indo Baroameter. Firdaus MT yang juga Wali Kota Pekanbaru, selanjutnya menyampaikan ucapan selamat kepada pasangan Anas Maamun - Arsyadjuliandi Rachman (AMAN)

“Kami ucapkan selamat kepada Anas dan Andi. Selamat atas kemenangan ini. Semoga dapat memimpin Riau kedepan, dapat bersinergi dengan semua pihak, masyarakat, pemerintah provinsi dan pusat,” ujarnya. Meski di Kota Pekanbaru berdasarkan rapat pleno rekapitulasi perhitungan perolehan suara Senin (2/11) kemarin pasangan Herman-Agus memenangi mayaoritas TPS, namun Firdaus meyakini hasil quick count dapata dipercaya. Hasil quick count Indo Baroameter menempatkan pasangan Anas-Andi sebagai pemenang Pilgubri putaran kedua dengan perolehan 59,91 suara mengalahkan Herman -Agus yanga memperoleh 40,09 persen suara.

Karena itu Wako berharap semua pihak baik yang menang maupun yang kalah dapat saling mendukung program pemerintah Riau kedepan. Karena bagaimanapun, menurut Firdaus para calon merupakan tokoh-tokoh Riau yang punya pengaruh dan massa.

Untuk menciptkan suasana persaudaraan paska Pilgubri ini, Firdaus MT menyarankan agar nanti pada Sidang pleno rekapitulasi perhitungan perolehan suara tingkat provinsi di KPU Riau, kedua pasangan calon Anas-Andi dan Herman-Agus dapat berjabat tangan saling menerima hasil, tak perlu ada gugat menggugat.

“Saya sarankan, pada saat hasil final KPU ditetapkan, maka kedua pasangan berjabat tangan saja. Tak usah di bawa ke MK. Kita masih apriori sama MK.Rasa kepercayaan warga masyarakat untuk mendapatkan keadilan di MK saat ini kian menurun,” ujarnya. Firdaus MT sendiri seperti diketahui punya pengalaman dalam proses hukum gugatan hasil Pilkwako yang dikutinya dua tahun silam.

Sementara itu Herman Abdullah dikabarkan saat ini tengah mengumpulkan bukti-bukti kecurangan Pilgubri putaran kedua untuk dibawa dalam gugatannya ke Mahkamah Konstitusi. *3/ekasatria