-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Pasar Jongkok Ramai Lagi, Oknum Pol PP Dituding Terima Suap dari PKL

| November 19, 2013 WIB
Laporan Eka Satria, Pekanbaru

DALAM dua pekan ini lokasi eks Pasar Jongkok Panam yang digusur Tim Yustisi Pemko Pekanbaru kembali ditempati puluhan pedagang kaki lima (PKL) dan jumlahnya terus bertambah. Hanya saja keberadaan PKL tersebut dituding mendapat perlindungan dari oknum Satpol PP karena masing-masing pedagang dipungut Rp 50 ribu.

Tak terima dengan kenyataan tersebut, eks pedagang Pasar Jongkok yang sudah pindah ke lokasi baru di Tabek Gadang mencoba mengadukan hal tersebut ke Satpol PP Kota Pekanbaru karena dianggap tidak adil dan ada oknum Satpol PP yang mencari keuntungan pribadi dengan pungutan liar terhadap pedagang.

“Kami sudah memantau sejak dua minggu ini dan hasilnya, teman-teman pedagang di Pasar Jongkok lama itu bisa berjualan di sana karena mereka bayar Rp 50 ribu. Kalau begini caranya kan membuat pedagang lain merasa tak adil. Saya dan kawan-kawan minta Pemko dan Satpol PP harus turun menertbkan,” jelas Ir Irwanto Msi, yang dipercaya sebagai pembina di Pasar Jongkok Wisata Malam (PJWM) Tabek Gadang saat ditemui di lokasi PJWM Senin (18/11) malam.

Adanya tudingan pungutan liar Rp 50 ribu setiap pedagang tersebut ketika dicoba dikonfirmasi Pekanbaru MX, tak satupun pedagang yang mengaku memberikan uang suap pada oknum Satpol PP. Dari pantauan, ada sejumlah 30 hingga 40 pedagang yanga berjualan di sana.

“Tak ada, bang. Kita hanya coba-coba saja di sini. Kalau diusir lagi ya kita angkat kaki,” aku salah seorang pedagang.

Namun dari pengakuan Ir Irwanto, adanya informasi pungutan liar tersebut berasal dari pengakuan pedagang di Pasar Jongkok lama.

“Mereka kan kita kenal juga, sebagian ada pedagang baru. Mereka ngaku kok per kepala bayar Rp 50 ribu. Ini bukan apa-apa tapi kalau dibiarkan bagaimana dengan kawan-kawan yang sudah digusur, kalau memang boleh nyuap petugas ya kami juga mau biar adil. Karena itu kami minta ketegasan dan konsistensi Pemko dalam penertiban PKL. Kenapa dibiarkan saja ada oknum bermain mata dengan pedagang? Saya sudah coba konfirmasi ke Kasi Ops Satpol PP tapi telepon saya tak diangkat, makanya nanti kami akan datangi kantor Satpol PP. Kalau bisa diselidiki siapa oknum yang bermain,” ujarnya panjang lebar.

Kuatnya magnet Pasar Jongkok Panam untuk lokasi berjualan bagi pedagang kaki lima karena laokasinya berada persis di pinggir jalan raya HR Soebranatas yang ramai dan padat. Sebelum digusur, ditaksir setiap malam uang yang berputar di sana bisa mencapai setengah milar per malam. Jumlah tersebut masuk akal karena saban malam Pasar Jongkok Panam memang selalu ramai baik pengunjung dari Kota Pekanbaru maupuan wisatawan dari berbagai daerah yang berkunjung ke Pekanbaru. Seperti diketahui, di tanah air Pasar Jongkok Panam sudah familiar sebagai salah satu ikon Kota Bertuah.***