-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Dahlan Minta PTPN V Tak lagi Urus Sapi

| Oktober 14, 2013 WIB
Laporan Eka Satria, Pekanbaru

MENTERI BUMN Dahlan Iskan setelah melihat langsung Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan Swadaya (P4S) di komplek P4S Karya Nyata Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu minta PTPN V tak perlu lagi mengurusi sapi. Ia minta program pengembangan sapi di PTPN V diintegrasikan saja dengan program yang dibuat Bupati Kampar, Jefry Noer.

Hal itu diutarakan Dahlan, Ahad (13/10) saat berkunjung ke komplek P4S Karya Nyata Kubang Jaya usai mengikuti Tari Melayu Massal pemecahan Rekor Muri. Ikut bersama rombongan Dahlan sejumlah pejabat diantaranya Penasehat Presiden, Letjen (purn) TB Silalahi, anggota DPR RI Nasir, Kapolda Riau Brigjen Condro Kirono, sejumlah anggota DPRD Riau, Wakil Ketua DPRD Kampar Eva Yuliana serta beberapa Satuan Kerja (Satker) Kabupaten Kampar.

Menurut Bakal Calon Presiden Indonesia 2014-2019 itu, gagasan yang direalisasikan Bupati Jefry Noer di P4S ternyata tak jauh beda dengan apa yang selama ini dipikirkannya. Ia mencoba menjalankan program tersebut di PTPN V namun tidak berjalan lancar karena berbagai kendala.

“Tadinya saya bikin program ternak sapi di PTPN untuk membantu mengatasi kekurangan sapi di Indonesia. Sayangnya karyawan PTPN V banyak yang mengeluh. Karena, mereka tak pernah dapat pelatihan kayak di sini. Kedua, keahlian mereka kan kelapa sawit,” kata Dahlan sembari memanggil Direktur Utama PTPN V, Fauzi Yusuf. Kepada Fauzi Yusuf, Dahlan meminta supaya PTPN V berintegrasi saja dengan program yang dibikin Jefry Noer.

“Saya minta berintegrasi saja. Jadi PTPN V tak usah pelihara sapi lagi. Duitnya akan kembali, kok,” kata Dahlan dan dianggukkan Fauzi Yusuf.

Sementara itu kepada Dahlan Iskan Bupati Jefry Noer menjelaskan program yang tengah ia jalankan di komplek tersebut. Para petani alumni P4S diminta membuat kelompok tani dan dibuka kesempatan mendapatkan pinjaman modal ke Pemkab Kampar. Bidang pertanian mendapat pinjaman maksimal Rp 30 juta per orang, usaha perikanan Rp 60 juta perorang dan beternak sapi Rp 100 per orang. Bunga pinjaman ini hanya 6 persen setahun, dengan jangka pengembalian maksimal 1 tahun. ***