-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Krisis Listrik, Hati-Hati Peristiwa Tanjung Gusta Terulang

| Juli 26, 2013 WIB
PEKANBARU – Masih soal listrik mati yang tak tentu jam dan frekwensi pemadamannya, Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Zaidir Albaiza SH mengecam kinerja PLN yang dari tahun ke tahun mengalami permasalahan yang sama. Bahkan Zaidir mengkhawatirkan peristiwa kerusuhan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Tanjung Gusta Medan bukan tak mungkin bisa saja terjadi di LP Pekanbaru.

Zaidir mengungkapkan sinyalemen tersebut dalam rilis yang dikirim melalui pesan pendek kepada Pekanbaru MX Rabu (24/7).

“Saya miris sekali melihat pelayanan PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau (WRKR) soal pasokan listrik yang selalu mengecewakana masyarakat. Pasalnya pemadaman terjadi mendadak tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Kejadiannya bisa berulang beberapa kali setiap hari,” tutur Zaidir.

Yang membuat ia kesal adalah, alasan yanag diberikan PLN dari tahun ke tahun itu itu saja. Katanya soal debit air yang kurang dan sebaginya, tanapa ada solusi yang meyakinkan.

Yang dikhawatirkannya adalah terjadinya peristiwa seperti di LP Tanajung Gusta Medan yang dipicu karena putusnya aliran listrik. Pembakaran Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Tanjung Gusta Medan beberapa waktu lalu juga diawali mati listrik yang mengakibatkan air untuk mandi sore narapidana tidak mengalir. Petugas LP Tanjung Gusta kemudian mencoba untuk memakai genset tetapi tidak mampu untuk menghidupkan aliran listrik di tempat. Akibatnya para penghuni LP yang tak sabaran akhirnya berontak dan mengamuk.

Sementara itu KPLP Kelas II A Pekanbaru, Bejo saat dihubungi Pekanbaru MX Rabu (24/7) siang mengaku tengah mengalami mati listrik. Untuk mengatasi pemadamaan listrik ke LP tersebut pihaknya hanya bisa menggunakan genset yang tak memiliki daya cukup.

“Ya sering kena pemadaman juga, sekarang pun lagi mati lampu di sini. Ada genset tapi dayanya tak mencukupi untuk mengcover seluruh areal LP,” ujar Bejo melalui sambungan telepon.

Namun KPLP Bejo tak mau menjawab saat ditanyakan apakah seringnya pemadaman yang dialami LP Kelas II A akan berpotensi memicu kejadian seperti di LP Tanjuung Gusta. Namun Bejo meminta agar pihak PLN memberikan prioritas pada LP Kelas II A untuk tidak diputus aliran listrik karena resikonya sangat tinggi.*3