-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Jangan Biarkan Bensin Mengendap Terlalu Lama

| Juni 21, 2013 WIB


KILAS RIAU, JAKARTA – Hati-hati membiarkan bahan bakar minyak terlalu lama mengendap. Karena hal itu bisa merusak mesin kendaraan. Untuk menghindarkannya, ganti bahan bakar minyak jika sudah tidak digunakan selama 6 bulan. Kotoran atau lumpur yang mengendap akan merusak mesin kendaraan.

Saran tersebut disamapaikan Peneliti dan Dosen Laboratorium Motor Bakar dan Sistem Propulsi Institut Teknologi Bandung (ITB), Dr. Ing. Tri Yuswidjajanto di sela-sela acara Diskusi Sepeda Motor ITB-Yamaha di Lapi, ITB, Bandung, Jabar beberapa waktu lalu.

"Memang beberapa pemilik kendaraan meninggalkan kendaraan cukup lama. Di dalam bahan bakar itu ada yang namanya olvin. Apa itu olvin? Kalau ke dapur tengoklah pantat panci atau penggorengan. Walau pakai elpiji, api biru tengok pantat pancinya ada kerak. Orang menyebutkan itu sebagai gum atau getah para," kata Yus.

Menurut toleransi waktu paling lama 6 bulan. Jika BBM lama mengendap selama 6 bulan sebaiknya buang dan ganti dengan yang fresh untuk menjaga kondisi mesin.

Dia menjelaskan untuk mengetahui gum yang kerap menjadi masalah cukup gampang. Sediakan 2 botol dengan jenis BBM yang sama. 1 disimpan di tempat gelap, dan 1 lagi terpapar matahari.

"Gum itu antara olevin dan olvin itu bisa beraksi lalu akan membentuk gum tadi. Gum ada 2, yang bisa larut dan yang tidak bisa larut. Yang bisa larut namanya was gum, yang tidak bisa larut namanya unwas gum. Kalau tidak larut akan terlihat kotoran," ucapnya. Kalau terlalu banyak gum di dalamnya berarti banyak kerak dan di katup-katupnya akan muncul kerak.


-->