-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Buron, Mantan Wabup Bengkalis Masih Diburu Aparat

| Juni 25, 2020 WIB



KILAS RIAU, Pekanbaru --  . Masih berstatus buron lantaran masuk daftar pencarian orang (DPO) Polda Riau, keberadaan mantan Wakil Bupati Bengkalis, Muhammad terus diburu polisi.

Mantan Wabup Bengkalis, Muhammad menjadi tersangka dugaan korupsi proyek pengadaan dan pemasangan pipa transmisi di Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir. Ia menghilang sejak pernikahan anaknya dan upaya pra peradilannya ditolak. Upaya penyidik meminta Muhammad datang sebagai tersangka tidak diindahkan. Hingga yang bersangkutan ditetapkan sebagai DPO.

Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus), kata Kabid Humas Polda Riau. Kombes Pol Sunarto, saat ini masih tengah mencari keberadaan mantan Kadis PU Provinsi Riau itu.

''Masih dikejar dia (Muhammad,red),''  kata Kabid Humas, Kombes Pol Sunarto kepada awak media, Kamis (25/6/2020) siang.

Ditanya, perkembangan upaya pencarian. Sunarto menyebutkan, belum ada informasi dari penyidik, di mana keberadaan pria mengakibatkan kerugian negara miliaran rupiah itu.

''Untuk perkembangan keberadaannya belum ada,'' jawab Sunarto.

Setelah ditetapkan tersangka, kabarnya Muhammad sempat meminta waktu ke penyidik agar diberikan waktu dan tidak ditahan. Ia berharap  dapat mengikuti resepsi pernikahan anaknya.

Faktanya, setelah pernikahan anaknya itu, Muhammad mencoba permohonan Pra Peradilan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bengkalis di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru.

Namun, upayanya ditolak hakim PN yang diputuskan pada Selasa (24/3/2020) lalu.

Penolakan ini, sesuai dengan permohonan Muhammad berdasarkan Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) Nomor 1 Tahun 2018 tentang larangan tersangka masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) mengajukan Praperadilan. 

''Mengadili, menyatakan menerima eksepsi termohon dalam hal ini Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Riau,'' kata hakim Yudisilen.

Sebelumnya, terkait metode perburuan Muhammad ini, Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Riau, Kombes Andri Sudarrmadji mengatakan, itu merupakan teknis dari pihaknya.

''Yang jelas Muhammad sedang kami buru dan cari keberadaannya. Soal metodenya, itu teknis kami,'' tandas Andri. ***