PEKANBARU, KilasRiau - Polres Kampar, Riau akan segera menyelidiki soal keberadaan geng Metal yang dianggap merasahkan warga. Geng Metal ini disebut-sebut merekrut ABG untuk dijadikan penari telanjang di dunia hiburan di Pekanbaru.
"Kita secara resmi belum menerima laporan terkait keberadaan geng Metal tersebut. Namun demikian kita akan perintahkan polsek setempat untuk menyelidiki keberadaan kelompok tersebut," kata Kapolres Kampar, AKBT Ery Apriyono kepada wartwan, Selasa (26/11/2013).
Sebagaimana diketahui, geng Metal yang digandrungi anak-anak muda ini disebut-sebut bermarkas di Kecamatan Siak, Hulu, yang berbatasan dengan Pekanbaru.
"Makanya kita sudah perintahkan Polsek setempat untuk menyelidiki keberadaan kelompok geng Metal itu," kata AKBP Ery.
Sebagaimana diketahui, dikabarkan ada kelompok gengf Metal yang merekrut ABG setingkat SMP dan SMA untuk disalurkan menjadi penari telanjang di diskotik. Selain itu mereka juga dicekokon narkoba. Bila ada ABg yang sudah masuk geng Metal dan menolak ajakan mereka, maka disebut-sebut akan disantet]
Warga Coba Mengintai
Pengintaian warga terhadap Geng Metal Pekanbaru di markasnya yang berada di di Belakang Kantor Pertanian Riau, Jalan KH Nasution, ketahuan oleh pemilik rumah. Merasa tak nyaman, wargapun dilaporkan ke Rukun Tetangga (RT) setempat.
Belakangan diketahui, yang menghuni markas tersebut, seorang penjual es tong-tong dan disebut-sebut teman Klewang, ketua geng motor Riau yang bikin heboh Riau baru-baru ini.
Dari hasil pengintaian warga di markas Geng Metal itu mendapat kabar, seorang pria paruh baya yang diperkirakan berumur 50 tahun berkedok sebagai penjual es tontong, pria itu sudah pernah melaporkan keberadaannya ke Ketua RT, Sukiman.
Mendapat kabar tersebut, wargapun mendatangi rumah Sukiman. Sayangnya, penjual es tong-tong yang ditemani empat anak muda itu sudah beranjak pergi.
Kepada warga, Sukiman mengaku dia tak tahu nama penjual es tong-tong tersebut. Bahkan, Sukiman menyebutkan, lelaku paruh baya itu bukan warganya.
"Dia tidak pernah melapor kepada saya, tinggalnya memang masuk RT saya, tapi dia bukan warga RT saya. Sebab, dia tak pernah melapor," ucap Sukiman, minggu (24/11).
Informasi yang didapati Sukiman, penjual es tong-tong itu pisah sama istrinya yang tinggal di Jalan Purnama kecamatan Bukit Rayah Pekanbaru, tak jauh dari markas Geng Metal.***[EKA/riaukita.com/merdeka.com]
"Kita secara resmi belum menerima laporan terkait keberadaan geng Metal tersebut. Namun demikian kita akan perintahkan polsek setempat untuk menyelidiki keberadaan kelompok tersebut," kata Kapolres Kampar, AKBT Ery Apriyono kepada wartwan, Selasa (26/11/2013).
Sebagaimana diketahui, geng Metal yang digandrungi anak-anak muda ini disebut-sebut bermarkas di Kecamatan Siak, Hulu, yang berbatasan dengan Pekanbaru.
"Makanya kita sudah perintahkan Polsek setempat untuk menyelidiki keberadaan kelompok geng Metal itu," kata AKBP Ery.
Sebagaimana diketahui, dikabarkan ada kelompok gengf Metal yang merekrut ABG setingkat SMP dan SMA untuk disalurkan menjadi penari telanjang di diskotik. Selain itu mereka juga dicekokon narkoba. Bila ada ABg yang sudah masuk geng Metal dan menolak ajakan mereka, maka disebut-sebut akan disantet]
Warga Coba Mengintai
Pengintaian warga terhadap Geng Metal Pekanbaru di markasnya yang berada di di Belakang Kantor Pertanian Riau, Jalan KH Nasution, ketahuan oleh pemilik rumah. Merasa tak nyaman, wargapun dilaporkan ke Rukun Tetangga (RT) setempat.
Belakangan diketahui, yang menghuni markas tersebut, seorang penjual es tong-tong dan disebut-sebut teman Klewang, ketua geng motor Riau yang bikin heboh Riau baru-baru ini.
Dari hasil pengintaian warga di markas Geng Metal itu mendapat kabar, seorang pria paruh baya yang diperkirakan berumur 50 tahun berkedok sebagai penjual es tontong, pria itu sudah pernah melaporkan keberadaannya ke Ketua RT, Sukiman.
Mendapat kabar tersebut, wargapun mendatangi rumah Sukiman. Sayangnya, penjual es tong-tong yang ditemani empat anak muda itu sudah beranjak pergi.
Kepada warga, Sukiman mengaku dia tak tahu nama penjual es tong-tong tersebut. Bahkan, Sukiman menyebutkan, lelaku paruh baya itu bukan warganya.
"Dia tidak pernah melapor kepada saya, tinggalnya memang masuk RT saya, tapi dia bukan warga RT saya. Sebab, dia tak pernah melapor," ucap Sukiman, minggu (24/11).
Informasi yang didapati Sukiman, penjual es tong-tong itu pisah sama istrinya yang tinggal di Jalan Purnama kecamatan Bukit Rayah Pekanbaru, tak jauh dari markas Geng Metal.***[EKA/riaukita.com/merdeka.com]
