-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Datuk Setia Amanah Disel di Rutan Kulim

| Oktober 11, 2013 WIB
MESKI status Gubernur Riau Rusli Zainal saat ini menjadi tersangka kasus korupsi di KPK, namun gelar Datuk Setia Amanah yang disandangnya tetap tidak akan dicopot.

Demikian dikatakan Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat, Lembaga Adat Melayu Riau, H Tenas Effendy kepada Pekanbaru MX, Kamis (10/10) saat menyambut kedatangan Rusli Zainal di Bandara SSK II. Menurut Tenas, gelar Datuk setia Amnah akan tetap melekat selama Rusli Zainal belum dicopot atau berhenti menjadi Gubernur Riau.

"Gelar itu dicopot atau tidak, tidak ada sangkut-pautnya dengan status tersangka dia. Gelar tersebut melekat pada jabatan Gubernur, bukan Rusli Zainal sebagai diri pribadi. Itu yang perlu digarisbawahi," jelas Tenas.

Tenas yang datang bersama Ketua LAM Riau H Azhar mengaku kedatangannya sebagai tanda silaturahmi sesama ummat muslim, apalagi menurutnya Rusli Zainal sampai saat ini masih bergelar Datuk Setia Amanah. Tenas Effendy juga menyambut baik proses hukum yang sedang dan akan dijalani Rusli terkait perkara korupsi yang dituduhkan pada Gubernur Riau dua periode itu.

"Kita doakan semoga beliau tabah dan makin menguatkan takwanya dalam menghadapi masalah ini. Itu saja pesan saya," ujar Tenas.

Tenas Effendi dan sejumlah tokoh, pejabat serta masyarakat yang menyambut di VVIP Lancang Kuning Bandara SSK II terlihat ikut kecewa karena tidak bisa langsung bertemu Rusli di saat kedatangannya Kamis sore kemarin. Rusli Zainal begitu turun dari pesawat sudah ditunggu mobil jemputan khusus di landasan pacu bandara dan membawa suami Septina Primawti tersebut ke Polda Riau dan selanjutnya ke Rutan Kelas II B Jalan Sialang Bungkuk, Kulim.

Rusli sendirti di Rutan Kelas II B Jalan Sialang Bungkuk, Jumat (11/10) pagi sekitar pukul 09.00 Wib didatangi sejumlah tamu. Tamu istimewa tersebut tak lain adalah sang istri Septina Primawati, namun ia tak datang sendirian.

Sejumlah pejabat Pemprov Riau juga ikut menyusul masuk. Diantara pejabat Pemprov Riau yang diketahui ikut membezuk adalah Kabiro Hukum, Sudarman, Asisten II Sekda Provinsi Riau, Emrizal Pakis, Kabiro Administrasi Ekonomi,Burhanuddin, Kabiro Kesra, Syahrial Abdi serta Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Pengolahan Data Elektronik (Diskominfo) Riau, Ahmad Syah Harrofie.

Para pejabat tersebut hanya berada di dalam sekitar setengah jam dan keluar tanpa Septina. Septina sendiri Kamis sore lalu keluar dari VVIP Lancang Kuning tapi tidak bersama Rusli, ia menyusul menaiki mobil bernomor polisi BM 1961 SP. [ekass]***